Pondok Pesantren Lirboyo Kediri

Video
Audio
Pesantren
Ziarah
Santri Unggul
Profesional Shaleh
Zakat
Kitab & Buku
Al Qur’an
Banner NSP KH. Miftachul Akhyar
Pesantren Lirboyo Kediri
by Budi 4.107 Views Kamis, 28 Juni, 2018

Pesantren Lirboyo Kediri
Profil
Lirboyo, adalah nama sebuah desa yang digunakan oleh KH Abdul Karim menjadi nama Pondok Pesantren. Terletak di barat Sungai Brantas, di lembah gunung Willis, Kota Kediri. Awal mula berdiri Pondok Pesantren Lirboyo berkaitan erat dengan kepindahan dan menetapnya KH Abdul Karim ke desa Lirboyo tahun 1910 M.

Pondok Pesantren Lirboyo berkembang menjadi pusat studi Islam sejak puluhan tahun sebelum kemerdekaan Republik Indonesia. Bahkan dalam peristiwa-peristiwa kemerdekaan, Pondok Pesantren Lirboyo ikut berperan dalam pergerakan perjuangan dengan mengirimkan santri-santrinya ke medan perang seperti peristiwa 10 November 1945 di Surabaya.

Sebagai Pusat pendidikan Islam, Pondok Pesantren Lirboyo mencetak generasi bangsa yang cerdas ruhaniyah, juga smart-intelektual, mumpuni dalam keberagaman bidang, juga keberagamaan Islam yang otentik. Pondok Pesantren Lirboyo memadukan antara tradisi yang mampu mengisi kemodernitasan dan terbukti telah melahirkan banyak tokoh-tokoh yang saleh keagamaan, sekaligus saleh sosial.

Riwayat Pengasuh

  1. KH Abdul Karim
  2. KH. Marzuqi dahlan dan KH. Mahrus Aly
  3. KH Idris Marzuki
  4. KH Kafabihi
  5. KH Imam Yahya Mahrus
  6. KH M Anwar Manshur

Pendidikan
Teknis pendidikan di Pondok Pesantren Lirboyo menerapkan 2 sistem pendidikan yang berjalan berdampingan dan padu;

  1. Classical (madrasah/ sekolah) diterapkan sebagai pembelajaran wajib yang disesuai dengan kemampuan masing-masing santri dalam menyerap dan memahami keilmuan yang diberikan.
    a. Madrasah Aliyah
    b. Madrasah Tsanawiyah
    c. Ibtida’iyyah
    d. I’dadiyah
    Bersifat wajib bagi santri-santri dengan mata pelajaran yang telah dibakukan sebagai tingkatan-tingakatan pembelajaran. Di mulai pada pertengahan bulan Syawal sampai pada akhir bulan Rajab di setiap tahunnya. Dengan masa libur 2 kali dalam 1 tahun yakni 10 hari pada bulan Maulid dan 30 hari di bulan Ramadlan.
  2. Tradisional (Pengajian Kitab) berupa pengajian bandongan, sorogan, diskusi/ musyawarah pendalaman masalah teks keagamaan dan bahtsul masail dengan kupas problema keagamanan terkini.Pengajian Kitab sangat dianjurkan sebagai bekal tambahan keilmuan santri. Berlangsung sepanjang tahun di setiap tahunnya dan pada bulan Ramadlan Pesantren Lirboyo selalu mengadakan Pengajian Kilatan.

Fasilitas
Masjid, asrama santri, kantor, asrama pengasuh, dapur, gedung sekolah, lapangan, koperasi santri, perpustakaan, laboratorium komputer, laboratorium bahasa, gudang, kamarmandi/wc, klinik kesehatan.

Ekstrakurikuler

  1. Kajian kitab-kitab kuning (kitab salaf)
  2. Pembinaan Tahfidz dan Tilawatil Al-Qur’an
  3. Latihan berpidato dalam tiga bahasa (Indonesia, Inggris dan Arab)
  4. berbahasa Arab dan Inggris sehari-hari
  5. Diskusi dan Penelitian Ilmiah
  6. Kepramukaan
  7. Pengembangan Olahraga
  8. Pengembangan Seni Drumband, Qashidah dan Marawis
  9. Pengembangan Seni Beladiri
  10. Tahfidhul Qur’an
  11. Pengembangan jurnalistik dan publisistik
  12. Pengembangan Exacta (Lab Skill), Ketrampilan, Wirausaha
    Keorganisasian
    IPNU/IPPNU
    Alamat Pondok Pesantren Lirboyo
    Jl. KH. Abdul Karim RT. 02 / RW. 01, Lirboyo, Mojoroto, Kediri
    Telepon : +62 354 773608

Tinggalkan komentar